Apakah Aman Meninggalkan HP Semalam Untuk Di Charge ?

Apakah Aman Meninggalkan HP Semalam Untuk Di Charge ?

Tabloidselular.com – Aktivitas mengisi daya smartphone ini memang dipenuhi dengan berbagai mitos. Tak jarang kita percaya begitu saja dengan mitos-mitos tersebut tanpa dipertanyakan kembali akan kebenarannya. Salah satu mitos charge yang paling umum diterima oleh orang adalah bahaya mengisi daya handphone semalaman. Konsep nge-charge baterai HP semalaman juga telah memiliki istilahnya sendiri, yakni ‘overcharge’.

Melalui konsep ‘overcharge’ ini, perangkat akan terus memompa arus listrik meskipun baterai telah terisi 100 persen. Akibatnya, perangkat kamu lalu disebut bakal mengalami pengurangan kapasitas baterai atau bahkan menyebabkan smartphone bisa terbakar.

Meskipun demikian, konsep tersebut kini sudah tidak relevan lagi bagi smartphone jenis terbaru. Menurut pakar gadget yaitu Lucky Sebastian, smartphone keluaran terbaru kini telah memiliki manajemen arus yang bakal menyesuaikan pengisian daya dengan cara mengikuti pola kebiasaan charging kita. “Smartphone sekarang sudah dilengkapi oleh PMIC (Power Management Integrated Circuit). Jadi chip ini yang akan mengendalikan arus yang keluar dan juga masuk,” jelas Lucky, saat dihubungi oleh kumparan, hari Selasa (10/3).

“Tidak masalah smartphone itu ditinggal tidur, karena dia akan pindah ke (mode) trickle charger saat akan mendekati 100%. Hal ituguna menjaga supaya arus yang masuk tidak melebihi dari arus yang keluar. Atau dayanya saat penuh akan sangat kecil untuk menjaga keawetan dari baterai,” sambungnya.

Lucky juga menambahkan, rata-rata smartphone keluaran terbaru kinitelah dilengkapi dengan aplikasi atau software bawaan yang bakal memperlambat pengisian menjelang baterai penuh. Software ini memang berfungsi untuk membuat charger cepat mengisi di kondisi saat baterai lemah. Yang nantinya akan mulai melambat di saat baterai sudah terisi 80 persen hingga terisi penuh.

Namun, sebenarnya ada pula beberapa kebenaran kecil yang terdapat dalam mitos ‘overcharge’ini, khususnya pada perihal masalah penurunan kapasitas baterai. Menurut laporan dari Android Authority, endapan panas ini memang dapat menyebabkan usia baterai lithium-ion di smartphone menjadi lebih cepat dari yang seharusnya.

Endapan panas ini bisa terjadi pula jika smartphone kamu memiliki case dengan desain yang cukup buruk dan tidak memungkinkan dalam pembuangan panas. Masalah ini juga bisa saja muncul, jika kamu terbiasa menaruh ponsel yang sedang diisi daya di bawah bantal tidur kamu.

Jadi begitulah penjelasan yang paling terbaru dan sangat mungkin untuk dipahami perihal mitos overcharge saat mengisi baterai Smartphone keluaran terkini. Di masa depan mungkin saja akan metode baru lagi untuk ketahanan dan keamanan dalam penggunaan baterai pada Smartphone ini sendiri. Teknologi akan terus maju dan berkembang. Oleh sebab itu kita sendiri juga harus maju dan berkembang sehingga tidak kalah oleh perkembangan teknologi. Sehingga tidak akan terkecoh dan mudah percaya akan mitos-mitos seputar gadget yang tidak jelas asal-usulnya.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *