Ini Syarat Yang Akan Di Ajukan Telkom Untuk Membuka Netflix di IndiHome

netflix

Tabloidselular.com – Telkom hingga kini masih memblokir akses layanan streaming video Netflix. Hal ini membuat pengguna IndiHome dan Telkomsel tidak bisa membuka Netflix, baik situsnya maupun aplikasi. Direktur Utama Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah, mengatakan saat ini Telkom sedang berdiskusi dengan Netflix untuk mencari jalan keluar dari masalah ini. Ririek mengatakan Telkom siap membuka akses Netflix dalam layanannya, asalkan syarat-syarat yang ia minta dipenuhi.

Itu tergantung akan hasil diskusi tim Netflix dengan Telkom. Seandainya mereka mau mengubah agar lebih comply dengan regulasi, terutama dalam hal content dan juga take down policy serta mau lebih memberdayakan produsen content lokal. Maka kita akan siap untuk membuka Netflix di IndiHome maupun Telkomsel, ujar Ririek kepada kumparan, Sabtu (6/6).

Menambahkan pernyataan dari Ririek, Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo juga mengatakan perusahaan terus membuka komunikasi dengan Netflix. Hal ini untuk mematuhi peraturan yang berlaku untuk bisa menjalin kemitraan dengan Telkom.

Menurut Arif, Telkom pada dasarnya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Netflix. Tapi memang Netflix disebutnya harus bisa mematuhi peraturan yang ada, karena ini telah dilakukan oleh mitra-mitra Telkom.

Pada dasarnya Telkom Group sudah terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi menyajikan layanan konten yang berkualitas. Seluruh mitra penyedia konten yang telah bekerja sama dengan Telkom Group juga sudah bersedia memenuhi aturan yang berlaku. Dan kesepakatan bersama itu demi menjamin serta melindungi kenyamanan pelanggan, jelas Arif.

Telkom sendiri telah memblokir Netflix sejak Januari 2016. Sudah empat tahun lebih berselang, Netflix masih diblokir dan belum ada titik terang kapan aksesnya akan benar-benar dibuka oleh Telkom.

Di sisi lain, Netflix telah menunjukkan keseriusannya berbisnis di Indonesia. Setelah memproduksi film ‘The Night Comes For Us’ dengan kru dan pemain dari Indonesia, Netflix juga mulai merekrut karyawan dari Indonesia dan meluncurkan paket ponsel yang memiliki harga murah di Indonesia.

Sebelumnya Donald Trump Marah Pada Sri Mulyani Karena Pajaki Netflix

Donald Trump marah dan juga mengancam akan menghukum negara-negara yang mengeluarkan kebijakan penarikan pajak terhadap perusahaan digital asal Amerika Serikat. Salah satu negara yang terancam aksi retaliasi dagang Trump itu adalah Indonesia.

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan mengenai penarikan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen terhadap perusahaan digital yang beroperasi di Indonesia. Misalnya seperti Netflix, Facebook dan juga Zoom. Lewat aturan tersebut, berbagai produk digital mulai dari streaming musik, film, aplikasi dan juga games serta jasa online dari luar negeri akan dikenakan PPN.

Pengenaan PPN atas produk digital dari luar negeri tersebut merupakan upaya dari pemerintah menciptakan kesetaraan berusaha (level playing field). Dimana itu berlaku bagi semua pelaku usaha, terutama pelaku dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Perwakilan Dagang AS Robert E. Lighthizer mengatakan Presiden Trump telah memerintahkan dimulainya investigasi untuk menyelidiki dampak dari kebijakan pajak digital di sembilan negara, termasuk Indonesia terhadap perusahaan digital asal AS. Investigasi itu tentu dapat berujung pada aksi balasan Pemerintah AS berupa pengenaan tarif impor terhadap sembilan negara tersebut.

AS sebelumnya juga pernah mengambil langkah serupa untuk membalas kebijakan pajak digital Pemerintah Perancis. Trump membalas kebijakan itu dengan mengenakan tarif impor terhadap produk asal Perancis seperti wine dan juga keju.

Selain itu, aturan ini juga pernah digunakan Trump saat memulai perang dagang dengan China. Lewat aturan baru itu, Amerika mengenakan tarif sebesar USD 369 miliar terhadap sejumlah produk asal China. Selain Indonesia, pemerintah AS juga akan menyelidiki kebijakan dari pajak digital yang dikeluarkan Uni Eropa dan 8 negara lain yaitu India, Brazil, Inggris, Austria, Republik Ceko, Italia, Spanyol dan juga Turki.

You May Also Like

About the Author: admin

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *