Penjualan Smartwatch Tumbuh 12 Persen Di Seluruh Dunia

Smartwatch

Tabloidselular.com – Laporan terbaru dari Canalys mengungkapkan beberapa tren dalam pertumbuhan industri smartwatch alias jam tangan pintar di pasar global. Berbeda dengan industri smartphone yang turun tajam, di seluruh dunia pengiriman jam tangan pintar tumbuh 12 persen YoY di kuartal pertama tahun ini.

Seperti yang kita rasakan bersama, sejumlah industri terkena dampak “tsunami” COVID-19 alias virus Corona  yang tersebar luas di banyak negara. Imbasnya tak sedikit manufaktur dan logistik yang ikut tergangu, termasuk daya beli masyarakat.

Apple Masih Mendominasi Pasar Smartwatch

Tentu saja, laporan Canalys mengenai pertumbuhan industri smartwach di pasar global sangat menarik. Disebutkan, Apple masih berada di urutan pertama dalam pangsa pasar perangkat wearable ini. Tercatat, Apple berhasil memasarkan sebanyak 5,2 juta unit berbagai model Apple Watch.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu punya pangsa pasar sebesar 36,3 persen pada kuartal pertama di tahun ini. Memang ada penurunan sebesar 13 persen jika dibandingkan dengan pengiriman pada kuartal yang sama di tahun lalu.

Huawei menempati urutan kedua dengan pengiriman sebanyak 2,1 juta unit atau punya pangsa pasar sebesar 14,9 persen pada kuartal pertama di tahun ini. Tercatat, raksasa teknoloi asal Cina ini punya pertumbuhan 113 persen YoY. Pada kuartal pertama di tahun lalu, Huawei hanya mampu memasarkan smartwatch sebanyak 1 juta unit.

Raksasa elektronik asal Korea Selatan, Samsung berada di peringkat ketiga dengan 1,8 juta unit smartwatch berhasil dipasarkan pada kuartal pertama tahun ini. Dibandingkan pada kuartal pertama tahun lalu, Samsung hanya mampu memasarkan smartwatch yang dikembangkannya sebanyak 1,2 juta unit.

Garmin dan Fitbit masing-masing menempati urutan keempat dan kelima. Garmin pangsa pasarnya tumbuh sebesar 24 persen YoY, sementara Fitbit pangsa pasarnya turun sebesar 21% YoY. Garmin pada kuartal pertama tahun ini berhasil memasarkan smartwatch sebanyak 1,1 juta unit, sementara Fitbit hanya 0,9 juta unit.

Canalys mencatat bahwa selama kuartal pertama 2020, Amerika Utara menyumbang kurang dari sepertiga pemasaran jam tangan pintar untuk pertama kalinya. Permintaan untuk Apple Watch terus tumbuh di pasar luar negeri sementara penjualannya melambat di Amerika Serikat dan Eropa.

Canalys juga mengaitkan bahwa Apple di Amerika Utara punya fokus untuk menjual lebih banyak AirPods yang dikembangkannya. Musim liburan di sana juga memancing banyak pencinta gadget untuk berlomba-lomba membeli AirPods, termasuk jam tangan pintarnya.

Sementara itu, pertumbuhan di luar Amerika Utara dapat dikaitkan dengan promosi operator telekomunikasi setempat yang begitu kencang, seperti di Asia Tenggara dan Amerika Latin. Berbeda dengan Apple, Huawei saat ini lebih giat untuk mempromosikan Huawei P40 Series, contohnya seperti di Cina.

Cina sendiri merasakan pertumbuhan pemasaran smartwatch paling banyak, yakni sebesar 66 persen. Jam tangan pintar buatan Apple dan Xiaomi masih mendominasi penjualan di Cina. Namun, tahun 2020 ini masih tersisa 6 bulan lagi, diperkirakan penjualan smartwatch di Cina masih terus tumbuh lewat merek lokal, seperti Huawei dan OPPO.

You May Also Like

About the Author: admin

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *