Peta Virus Corona Interaktif Yang Lengkap di Berbagai Negara Yang di Rilis Microsoft

virus corona

Tabloidselular.com – Penyebaran pandemi virus corona semakin hari semakin meluas saja di sejumlah negara. Untuk membantu menanggulanginya, raksasa teknologi Microsoft akhirnya meluncurkan sebuah peta interaktif di www.bing.com/covid yang menampilkan wilayah dari penyebaran virus corona.

Microsoft menggunakan platform Bing untuk bisa menciptakan peta interaktif penyebaran virus corona yang disertai dengan informasi lengkap. Misalnya seperti jumlah kasus berdasarkan per negara, dikelompokkan berdasarkan jumlah kasus yang aktif saat ini, kasus yang sembuh dan juga kasus kematian.

Perusahaan yang didirikan Bill Gates dan Paul Allen ini menggunakan data dari beberapa sumber termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Eropa (ECDC), dan Wikipedia.

Peta Bing akan memperbarui data setiap jam untuk informasi kasus-kasus baru yang ditemukan setiap hari di dunia. Dari tampilannya, peta dari Microsoft ini mirip dengan peta yang dibuat John Hopkins University. Namun, peta Bing memiliki desain antarmuka yang ringan dan disertai berita-berita tentang perkembangan virus corona setiap negara.

Misalnya saja, pengguna peta Bing bisa memilih Indonesia yang juga telah masuk pandemi virus corona. Ketika dipilih, akan terlihat berapa total kasus positif aktif, pasien yang sembuh, dan meninggal dunia. Kemudian akan terdapat update berita soal virus corona di Indonesia yang ada dalam bahasa Inggris. Namun, tidak semua berita memberitahukan informasi terkini.

Selain Microsoft dan juga John Hopkins University yang membuat peta penyebaran dari virus corona. Di Indonesia sebelumnya juga sudah ada dua situs lainnya yang memiliki data penyebaran lokal yakni DKI Jakarta serta Jawa Barat. Kedua situs tersebut dikelola oleh pemerintah provinsi masing-masing.

Demi Mencegah Virus Corona, Microsoft Cek Suhu Peserta Acara di Jakarta

Sebelumnya Microsoft Indonesia menggelar acara Digital Economy Summit 2020 di Jakarta, hari Kamis (27/2). Sebelum event dimulai, para pengunjung diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu. Pemeriksaan yang dilakukan sebelum memasuki lokasi acara ini merupakan bagian dari pencegahan virus corona, yang kini mewabah di China dan menyebar ke sejumlah negara. Siloam Hospital menjadi mitra rumah sakit dalam pengecekan suhu tubuh pengunjung acara DevCon.

“Iya (untuk mencegah corona). Kami kerja sama dengan (rumah sakit) Siloam. Siloam Hospital. Ini merupakan langkah kami untuk mencegah virus corona,” terang salah satu panitia acara, Kamis (27/2).

Nadella akan memberikan keynote dalam acara tersebut dan memaparkan misi Microsoft dalam memberdayakan setiap orang dan setiap organisasi di planet ini, termasuk di Indonesia. Nadella membahas tentang penggunaan kemajuan teknologi untuk bisa membentuk masa depan yang lebih baik.

Satya Nadella sendiri pertama kali menjabat sebagai CEO Microsoft pada tahun 2014. Ia juga menggantikan Steve Ballmer yang merupakan CEO Microsoft sebelumnya. Sebelum menjadi CEO, Nadella juga menjabat sebagai VP Cloud and Enterprise Microsoft yang bertanggung jawab dalam membangun platform komputasi perusahaan.

Dia juga pernah dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada bulan Maret 2015 lalu, namun urung tampil karena sang ibu meninggal dunia. Dengan demikian maka acara Digital Economy Summit 2020 yang lalu menjadi momen perdana Satya Nadella menyambangi Indonesia.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *