Tips & Trick

Layar AMOLED vs IPS LCD, Apa Perbedaannya?

121
×

Layar AMOLED vs IPS LCD, Apa Perbedaannya?

Share this article
perbandingan antara AMOLED vs LCD

Ketika membicarakan mengenai smartphone keluaran terbaru, layar AMOLED vs IPS LCD juga pasti dibahas karena merupakan salah satu aspek penting Anda pertimbangkan. Penggunaannya berkaitan dengan  urusan standar hingga perbandingan IPS LCD vs AMOLED untuk game di kalangan gamers.

Lalu, layar AMOLED vs IPS LCD bagus mana?

Temukan jawabannya berdasarkan perbedaan keduanya melalui penjelasan di bawah ini!

Apa itu Layar AMOLED dan IPS LCD?

Apa itu Layar AMOLED dan LCD?

Sebelum melihat perbedaan keduanya, pastikan Anda tahu mengenai pengertian masing-masing agar lebih mudah memahami dasar dan penggunaannya.

1. Layar AMOLED (Active-Matrix Organic Light-Emitting Diode)

Layar AMOLED adalah sebuah layar yang memiliki teknologi penghasil cahaya yang mempunyai beberapa lapisan organik panel OLED yang berada di antara lapisan katoda dan anoda. Akibat mampu mengeluarkan cahayanya sendiri maka layar ini tidak memerlukan lapisan backlight lagi.

Karena layarnya yang bagus membuat pengguna HP layar AMOLED bisa melihat tampilan semua gambar dan video lebih mulus dan tajam.

2. Layar IPS (In-Plane Switching)

Layar IPS LCD adalah layar yang memanfaatkan teknologi kristal cair pada proses pembuatannya. Dimana pada setiap satu piksel layar, terdiri atas sebuah kristal cair yang merupakan poin cahaya. Dengan kristal tersebut, maka reproduksi warna dan sudut penglihatan yang dihasilkan lebih bagus.

Berbeda dengan layar AMOLED yang mampu menghasilkan cahaya sendiri, layar IPS menggunakan backlight sebagai sumber cahaya. Di mana ia akan menembus kristal cair lalu memancarkan cahaya.

Baca Juga: 7 Cara Cek Tipe HP OPPO di Pengaturan Hingga Kode

Layar AMOLED vs IPS LCD, Apa Bedanya?

Nah, beberapa perbedaan AMOLED vs IPS LCD display dapat Anda lihat melalui beberapa poin pembahasan berikut ini:

1. Ketebalan Layar

1. Ketebalan Layar

Tingkat ketebalan layar AMOLED lebih sedikit atau tipis daripada IPS. Hal tersebut karena AMOLED mampu memancarkan cahayanya sendiri, sehingga tidak membutuhkan lapisan backlight lagi. Sementara itu, IPS lebih tebal, karena adanya lapisan backlight sebagai sumber cahayanya.

Karena masih adanya ruang cukup untuk menampung sensor sidik jari, maka layar AMOLED juga menyediakan sensor dalam layar (Under Display Fingerprint Scanner). Sementara hingga sekarang belum ada perangkat dengan layar LCD yang menyediakannya akibat keterbatasan ruang.

2. Konsumsi Daya

2. Konsumsi Daya

Layar IPS lebih boros baterai daripada AMOLED karena penggunaan backlight LCD. Di mana backlight tersebut akan tetap menyala sekalipun layar menampilkan warna hitam atau gelap. Sedangkan AMOLED tidak akan mengeluarkan cahaya ketika layar berwarna hitam.

Hal tersebut jugalah yang membuat adanya perbedaan efektivitas yang jomplang ketika mode gelap. Ketika mode gelap, maka AMOLED bisa lebih hemat daya dibandingkan IPS.

3. Reproduksi Warna

3. Reproduksi Warna

Salah satu kelebihan dan perbedaan besar dari kedua layar adalah kemampuan dalam menghasilkan warna.

Di mana AMOLED mempunyai kapasitas untuk menampilkan warna yang lebih bagus daripada IPS karena tingkat gamut warnanya sudah mencapai 90% Adobe RGB. Tingkat tersebut menunjukkan bahwa gamut warnanya sudah 20% lebih banyak daripada warna dari panel layar lainnya, terutama LCD.

4. Fleksibilitas

4. Fleksibilitas

Aspek fleksibilitas ini berkaitan dengan ketebalan layar keduanya. Karena AMOLED lebih tipis, maka layarnya juga lebih fleksibel dan adaptif daripada IPS.

“Hal tersebut terlihat dari banyaknya smartphone kelas menengah hingga flagship yang menggunakannya untuk menghasilan layar dengan desain melengkung. Berbagai inovasi juga hadir berkat fleksibilitasnya, seperti layar lipat.”

5. Kontras Rasio

5. Kontras Rasio

Layar AMOLED dapat menghasilkan warna hitam pekat atau true black, berbeda dengan tampilan warna hitam pada IPS yang malah terlihat ada hint abu-abunya.

Hal tersebut karena layar AMOLED mampu menghasilkan cahayanya sendiri, tanpa backlight, sehingga setiap piksel mampu  menghasilkan cahaya masing-masing.

Jadi ketika layar gelap, maka piksel untuk warna hitam akan mati. Sedangkan layar IPS yang masih bergantung pada IPS, masih tetap bercahaya, sehingga warna hitamnya kurang optimal.

Baca Juga: Tiga Raksasa Teknologi China Garap OLED Fleksibel dengan Kamera di Dalam Layar

6. Tingkat Kecerahan

6. Tingkat Kecerahan

Tingkat kecerahan pada IPS cukup kuat karena menggunakan backlight, sehingga akan sangat membantu ketika Anda menggunakan HP dalam kondisi pencahayaan terang.

Sementra itu, tingkat kecerahan pada AMOLED juga lebih bagus karena telah menanamkan fitur peak brightness. Peak brightness ini berguna untuk membuat tampilan smartphone tetap jelas sekalipun berada di lingkungan yang sangat terang.

Untuk melihat tingkat kecerahan masing-masing HP dengan kedua teknologi tersebut, Anda bisa mengeceknya pada spesifikasi perangkat.

7. View Angle

7. View Angle

View angle merupakan sudut pandang perangkat ketika Anda melihatnya dari arah kanan, kiri, atas, maupun samping.

IPS LCD yang mempunyai lapisan penyaring akan membuat beberapa kedalaman dan cahaya akan terblokir. Dengan begitu, sudut pandangnya kurang maksimal.

Sedangkan AMOLED mempunyai sudut pandang yang jelas ketika Anda lihat dari arah mana pun, di mana warnanya tetap terlihat sama atau tidak ada perbedaan berarti.

8. Risiko Terkena Burn In

8. Risiko Terkena Burn In

Layar AMOLED memiliki risiko tertentu dalam penggunaan jangka panjang daripada IPS LCD.

Ketika layar terus memperlihatkan elemen visual statis pada tempat yang sama dalam jangka waktu panjang. maka elemen tersebut akan tampilan sebagai burn in atau dalam bentuk bayang-bayang.

Ketika Anda bermain game bertipe RPG (Role Playing Game) yang memperlihatkan HUD statis selama beberapa jam per hari, maka panel AMOLED memiliki risiko terkena burn in sementara atau image retention.

Hal tersebut jika terus berlanjut, maka dalam jangka waktu panjang dapat berubah menjadi burn in permanen.

9. Harga Produksi

9. Harga Produksi

Harga produksi layar AMOLED biasanya lebih tinggi daripada IPS, sehingga biasanya hanya HP di kelas harga tinggi yang menggunakannya.

Namun hal ini tidak terlalu relevan lagi, karena dengan perkembangan teknologi, HP di kelas dua jutaan juga sudah mulai menggunakannya.

Sedangkan biasanya IPS LCD masih setia di kelas HP murah atau entry level.

Jika membandingkan AMOLED vs IPS LCD berdasarkan pemaparan di atas, maka Anda bisa menggunakan AMOLED untuk pengalaman visual lebih bagus, sedangkan LCD cocok jika Anda ingin menekan budget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *