News

Neuralink Elon Musk Mendapat Persetujuan FDA untuk Chip Otak

84
×

Neuralink Elon Musk Mendapat Persetujuan FDA untuk Chip Otak

Share this article
Kabar terkait Neuralink Elon Musk Mendapat Persetujuan FDA untuk Chip Otak

Setelah sebelumnya beberapa kali mendapatkan penolakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA), akhirnya Neuralink Elon Musk mendapat persetujuan FDA. Perusahaan yang bergerak dalam bidang neuroteknologi itu, akhirnya bisa melakukan uji klinis pertama kepada manusia.

Nampaknya keinginan pendiri Tesla mengenai chip otak ini dapat segera bisa terwujud.

Pasalnya pada bulan November tahun 2022 lalu, ia sudah sedikit membocorkan bahwa dalam enam bulan lagi perusahaan tersebut bisa melakukan uji coba manusia pertama mereka.

Pengumuman Persetujuan oleh FDA

Pengumuman Terkait Neuralink Elon Musk Mendapat Persetujuan FDA untuk Chip Otak

Pengumuman mengenai perolehan izin oleh FDA tersebut dilakukan oleh perusahaan Neuralink Elon Musk ini melalui akun Twitter resmi mereka pada 26 Mei 2023 lalu.

Pada tweet yang saat ini masih di-pin pada laman resmi Twitter mereka tertulis:

“We are excited to share that we have received the FDA’s approval to launch our first-in-human clinical study!

This is the result of incredible work by the Neuralink team in close collaboration with the FDA and represents an important first step that will one day allow our technology to help many people.

Recruitment is not yet open for our clinical trial. We’ll announce more information on this soon!”

Poin pertama pada cuitan di atas menjelaskan bahwa perusahaan tersebut dengan senang hati mengabarkan bahwa mereka telah mendapatkan persetujuan oleh FDA agar bisa segera meluncurkan studi klinis pertamanya.

Di mana dengan izin tersebut, perusahaan ini bisa melakukan uji coba dengan cara menanamkan chip ke dalam kepala manusia.

Selanjutnya Neuralink juga menyatakan hasil saat ini merupakan hasil kerja keras tim Neuralink bersama FDA. Hal ini merupakan langkah pertama yang sangat penting, karena suatu hari teknologi Elon Musk brain chip tersebut bisa membantu lebih banyak orang yang membutuhkan.

Pada akhir cuitan mereka, Neuralink masih belum membuka rekrutmen terkait uji klinis atas Elon Musk chip otak ini. Informasi mengenai rekrutmen tersebut akan menyusul di kemudian hari.

Menanggapi informasi menggembirakan ini, Elon Musk memberikan ucapan selamatnya melalui Twitter pribadinya dengan menyatakan “Congratulations Neuralink team! (Selamat tim Neuralink)”.

“Uji klinis ini sangat menarik perhatian banyak orang, karena ide menanamkan chip ke dalam kepala manusia masih belum terlalu familiar. Namun dengan terobosan ini, kedepannya hal ini mungkin akan lebih sering dibahas pada forum formal dan informal.”

Hal itu karena uji klinis kali ini memang bukan pengujian seperti uji pengobatan pada umumnya. Namun, akan ada pemasangan chip ke dalam otak manusia. Elon Musk pun telah memberi klaim bahwa ia akan ikut serta memasangnya di kepalanya di masa depan.

FDA Pernah Menolak Uji Coba yang Dilakukan Neuralink

Untuk mendapatkan perizinan dari FDA seperti sekarang, Neuralink harus menghadapi berbagai halangan, salah satunya adalah sulitnya mendapatkan izin dari FDA.

Hal ini tampaknya juga berkaitan dengan pemberitaan beberapa waktu lalu. Neuralink mendapat tudingan telah menyalahgunakan monyet sebagai subjek tesnya. Perusahaan Elok ini pun segera membantah isu tersebut.

Maret lalu, pengajuan oleh Neuralink untuk uji coba kepada manusia sempat mendapat penolakan oleh FDA. Hal tersebut terpengaruh oleh adanya laporan mengenai matinya hewan uji coba setelah penanaman prototipe brain-computer interface (BCI) di otak mereka.

Lalu berdasarkan dokumen yang didapatkan oleh Reuters pada bulan Desember lalu, tercatat sudah lebih dari 1.500 hewan yang dibunuh saat pengembangan Neuralink. Selain itu isu mengenai baterai baterai lithium yang ditakutkan berbahaya juga menjadi isu oleh Reuters.

Ketika tuduhan tersebut mencuat ke permukaan, Inspektur Jenderal Departemen Pertanian AS (USDA) juga sudah melakukan penyelidikannya.

Selain itu FDA juga khawatir terhadap fungsi dan desain antarmuka dari chip tersebut saat mereka memasukkannya ke dalam tubuh manusia.

Namun dengan adanya perizinan FDA tersebut, sepertinya Neuralink telah memenuhi semua persyaratan dan menampik berbagai tuduhan kepada perusahaan ini.

Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 2016 yang bertujuan untuk komersialisasi BCI demi kebutuhan terapeutik dan medis secara umum.

Menurut Musk, beberapa tujuan dari chip Neuralink adalah untuk kontrol prostetik saraf, rehabilitas cedera tulang dan stroke, serta untuk bisa memundurkan ingatan sekaligus mengunduhnya ke dalam perangkat robot.

Kerja BCI ini pada dasarnya adalah dengan menerjemahkan berbagai impuls listrik analog otak ke dalam digital 1 dan 0 yang dimengerti oleh komputer.

Penerjemahan impuls listrik tersebut dengan cara memantaunya dengan elektroda yang ukurannya setipis rambut. Kemudian elektroda tersebut akan dijalin ke dalam materi abu-abu atau perangkat chip.

Pemasangannya harus melewati pembedahan kepada pasien, sehingga FDA mewajibkan perusahaan agar menguji keamanannya secara ketat terlebih dahulu.

Dengan Neuralink Elon Musk mendapat persetujuan FDA berarti saat ini tahapan keamanan perangkat sudah terjamin, sehingga uji coba bisa segera berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *