News

Kenapa HP Sony Tidak Masuk Indonesia Secara Resmi?

381
×

Kenapa HP Sony Tidak Masuk Indonesia Secara Resmi?

Share this article
kenapa HP Sony tidak masuk Indonesia

Ada beberapa brand ponsel yang datang ke Indonesia. Namun, ada juga yang pada akhirnya memutuskan tidak lagi masuk ke pasar Tanah Air. Salah satunya adalah Sony. Lantas, kenapa HP Sony tidak masuk Indonesia seperti sebelumnya? Untuk Anda yang penasaran, simak penjelasannya lewat artikel berikut. 

Keberadaan Ponsel Sony di Indonesia

Keberadaan Ponsel Sony di Indonesia

Berbicara tentang produk ponsel ini, mulanya mereka memiliki nama Sony Ericsson saat masih berkolaborasi dengan perusahaan Swedia tersebut. Saat era ponsel Android muncul, mereka kemudian menciptakan beberapa seri berupa Xperia. 

Mereka memproduksi beberapa ponsel pintar mulai dari segmen entry hingga flagship. Beberapa HP Sony resmi Indonesia adalah Xperia Z, E, Tipo hingga M. Banyak pengguna yang memilih menggunakan perangkat ini lantaran inovasi dan desainnya yang elegan. 

Keluarnya Sony dari Pasar Indonesia

Keluarnya Sony dari Pasar Indonesia

Hanya saja, eksistensi produk mereka di Tanah Air tidak cukup panjang. Mereka kesulitan bersaing dengan seiring kehadiran ponsel Android dari China. Pada tahun 2016, mereka akhirnya menyerah dan memilih untuk angkat kaki dari Tanah Air. Padahal, sebelumnya cukup populer dan bersaing dengan brand seperti Nokia, Motorola hingga Samsung di Indonesia. 

Ketatnya persaingan membuat mereka semakin kesulitan. Apalagi, mereka juga mulai kehilangan popularitasnya di wilayah Asia. Akhirnya, mereka pun kini memilih untuk mengurangi wilayah pemasaran. Mereka lebih banyak tersedia di beberapa negara Eropa. 

Memang, masih banyak produk premium yang mereka jual, namun dengan pasar terbatas. Bahkan, di negeri asalnya saja, Jepang, mereka pun terus kehilangan pamor. 

Indonesia, seperti halnya negara lain macam India, Brazil atau China, lebih menaruh minat pada ponsel berharga murah daripada kualitas. Sementara, Sony menawarkan kualitas tinggi, fitur yang kaya, dengan harga cukup mahal. Oleh karenanya, mereka hanya memiliki dua pilihan, yakni mengurangi harga atau meninggalkan pasar. 

Penarikan produk dari beberapa pasar tersebut terus terjadi dalam beberapa tahun belakangan. Salah satu tujuannya, adalah penghematan biaya. Mereka mungkin  saja masih menjual Xperia ke negara seperti Amerika Serikat. Hanya saja, tidak dengan dorongan yang lebih kuat. 

Oleh karena itu, mungkin tidak mengherankan jika mereka kemudian diam-diam keluar dari pasar ponsel pintar Asia Tenggara. Mereka tidak lagi hadir di Malaysia, serta negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Thailand dan Vietnam. 

Kemudian, sudah lama HP Sony tidak masuk Indonesia, dengan model terakhir yang mereka jual di sana adalah Xperia Z5.

Baca Juga: Sony Xperia Fold, Siap Bersaing di Pasar Smartphone Lipat 

Alasan Sony Tinggalkan Pasar Indonesia

Alasan Sony Tinggalkan Pasar Indonesia

Ada beberapa faktor yang membuat produsen ini berhenti merilis produk di Tanah Air. Beberapa adalah beberapa alasan kenapa Sony tidak masuk Indonesia lagi.

Strategi Pasar

Untuk alasan tertentu, mereka memilih fokus pada pasar yang memiliki minat lebih tinggi. Mereka sadar bahwa bersaing dengan Apple, Samsung dan produsen China lainnya cukup sulit. 

Persaingan Makin Ketat

Industri ini memang begitu kompetitif. Di negara tertentu mungkin akan sangat kental dengan dominasi sebuah mereka. Hal ini tentu saja menjadi tantangan yang sulit. Alhasil, mereka memilih untuk realistis. 

Kebijakan Distribusi dan Kemitraan

Ketersediaan perangkat di negara tertentu juga berdasarkan dengan kebijakan distribusi dan kemitraan pada operator telekomunikasi setempat. Apabila tidak terjadi kesepakatan distribusi yang menguntungkan atau ketiadaan kemitraan, maka akan sangat menyulitkan. 

Regulasi dan Peraturan

Setiap negara punya regulasi yang berbeda tentang hal-hal menyangkut perangkat telekomunikasi, jaringan hingga sertifikasinya. Jika mereka tidak dapat memenuhi persyaratan sesuai aturan tersebut, maka akan menjadi hambatan untuk penjualan produk.

Pertimbangan Ekonomi

Faktor terakhir adalah dari sisi ekonomi. Ketika permintaan terhadap produk di wilayah tertentu tidak sebanding dengan ongkos distribusi, maka akan muncul pertimbangan untuk menghentikan pemasaran. 

Nah, itulah beberapa alasan kenapa HP Sony tidak masuk Indonesia secara resmi seperti beberapa tahun lalu. Masihkah Anda ingin memilikinya lagi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *